Pelestarian dan pengembangan cabang olahraga bela diri tradisional maupun modern di tingkat perguruan tinggi terus menunjukkan grafik positif. Fokus pembinaan atlet yang dijalankan oleh BAPOMI Lahat secara konsisten membidik cabang pencak silat dan karate sebagai lumbung medali utama. Pendekatan latihan intensif diterapkan untuk mengasah ketepatan jurus serta kekuatan serangan para pesilat dan karateka.
Program pembinaan atlet berpusat pada pemantapan teknik tanding, ketangkasan bertahan, dan ketahanan fisik khas olahragawan bela diri. Pelatih berpengalaman tingkat nasional dihadirkan untuk memberikan materi taktik menghadapi lawan dengan berbagai tipe gaya bertanding. Latihan spiritual dan mental juang turut diberikan guna memperkuat fokus di atas matras.
Uji tanding berkala diselenggarakan untuk menguji ketahanan mental mahasiswa saat bertanding dalam situasi penuh tekanan penonton. Evaluasi video pertandingan digunakan untuk mengoreksi kelemahan gerakan dan celah pertahanan para atlet secara rinci. Hasil analisis visual ini mempermudah perbaikan aspek teknik sebelum terjun ke kejuaraan resmi.
Dukungan penuh dari pimpinan perguruan tinggi di Kabupaten Lahat mempermudah para pesilat dan karateka dalam membagi waktu studi dan latihan. Keringanan jadwal perkuliahan diberikan saat mahasiswa harus fokus mengikuti pemusatan latihan intensif. Kebijakan ini menciptakan ketenangan pikiran bagi atlet dalam mengejar prestasi.
Raihan medali emas pada berbagai kejuaraan antarperguruan tinggi menjadi bukti nyata keberhasilan metode pembinaan terpadu yang diterapkan ini. Pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dan karate sebagai cabang Olimpiade terus berkembang pesat di kalangan mahasiswa. Lahat kini dikenal sebagai salah satu daerah pencetak pesilat dan karateka tangguh.
Konsistensi dalam menjalankan tahapan pembinaan melahirkan olahragawan bela diri yang berprestasi dan berakhlak mulia. Semangat pantang menyerah yang ditempa di matras latihan terbawa dalam kehidupan akademik harian. BAPOMI Lahat bertekad mempertahankan tradisi emas pencak silat dan karate di kancah nasional.