Olahraga tradisional merupakan warisan leluhur yang menyimpan nilai-nilai filosofis mendalam, seperti keseimbangan, ketangkasan, dan kesabaran. Di era modern ini, BAPOMI Lahat mengambil inisiatif yang sangat inspiratif dengan mengajak anak-anak yatim di panti asuhan untuk kembali mengenali dan memainkan permainan tradisional. Melalui kegiatan Lomba Egrang yang seru, BAPOMI tidak hanya ingin memberikan hiburan, tetapi juga berupaya untuk Lestarikan Budaya lokal agar tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda di tengah gempuran permainan digital.
Bermain Lomba Egrang bukan sekadar berdiri di atas bambu lalu melangkah. Permainan ini memerlukan koordinasi antara mata, tangan, dan kaki yang sangat presisi. Saat pertama kali mencoba, anak-anak yatim sering kali terjatuh atau kehilangan keseimbangan. Namun, di sinilah letak keseruan dan pelajaran berharganya. BAPOMI Lahat memastikan bahwa setiap anak mendapatkan bimbingan teknis, seperti cara memegang bambu yang benar dan bagaimana mengatur pusat gravitasi tubuh agar bisa melangkah dengan stabil. Proses belajar ini mengajarkan mereka bahwa kegagalan adalah langkah awal sebelum keberhasilan.
Kegiatan ini dikemas dengan suasana yang penuh tawa dan keakraban. BAPOMI Lahat tidak menekankan pada persaingan yang ketat, melainkan pada kebersamaan dan kegembiraan saat berlomba. Anak-anak yang awalnya malu-malu, perlahan menjadi percaya diri setelah berhasil menyeimbangkan diri di atas egrang. Suasana di lapangan panti asuhan pun berubah menjadi ajang penuh semangat dengan sorak-sorai dukungan antar sesama peserta. Momen seperti ini sangat berharga bagi anak yatim, di mana mereka dapat melepaskan penat dan mengekspresikan diri secara bebas melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.
Selain melatih motorik kasar, egrang juga mengajarkan nilai kesabaran dan ketekunan. Para peserta belajar bahwa untuk mencapai tujuan di ujung lintasan, mereka harus fokus dan tidak terburu-buru. Jika mereka kehilangan fokus sedikit saja, keseimbangan akan goyah. Filosofi ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, di mana anak-anak perlu belajar untuk tenang dalam menghadapi tantangan dan tetap konsisten dalam mengerjakan sesuatu hingga mencapai hasil yang diinginkan. BAPOMI Lahat berharap nilai-nilai ini dapat diserap secara alami oleh para peserta.
Para pengasuh panti asuhan sangat mengapresiasi upaya BAPOMI Lahat dalam mengenalkan kembali permainan tradisional. Mereka melihat bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan ikatan emosional antar anak dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah sendiri. Selain itu, aktivitas fisik seperti bermain egrang terbukti mampu meningkatkan kebugaran tubuh dan koordinasi anak secara signifikan. Ini adalah alternatif yang sangat baik daripada membiarkan anak-anak menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar ponsel atau perangkat elektronik lainnya.